DSCF4542

PEKALONGAN, – Suasana aula Lapas Pekalongan pada Selasa pagi (14/03) terlihat ramai dan penuh kekeluargaan dengan kehadiran seluruh petugas Lapas yang mengikuti pengarahan Kalapas Pekalongan dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya manusia (SDM) petugas Lapas di bidang intelejen. Petugas Lapas Pekalongan tampak serius dan antusias mengikuti kegiatan ini. Materi tentang intelejen disampaikan oleh Kepala Satuan (Kasat) Intelejen dan Keamanan (Intelkam) Polresta Pekalongan. Kalapas Pekalongan setiap bulan sekali rutin memberi pengarahan kepada seluruh pegawai dan menghadirkan narasumber yang berkompeten untuk membekali pegawai Lapas dengan berbagai kemampuan di bidang teknis dan fasilitatif Pemasyarakatan.

Hilal, Kalapas Pekalongan menjelaskan bahwa peningkatan kompetensi petugas Lapas merupakan salah satu prioritasnya. “Bulan lalu kami membekali petugas Lapas Pekalongan dengan public service. Bulan ini kami ingin membekali petugas dengan kemampuan intelejen. Dengan kegiatan ini kami ingin kompetensi petugas semakin meningkat.”

Hilal menambahkan bahwa hal tersebut sesuai dengan visi KALONG yang digagasnya. “Saya ingin petugas Lapas Pekalongan menjadi KALONG. KALONG artinya Komunikatif, Akuntabel, Lugas, Obyektif, Normatif dan Gesit. Saya juga berpesan kepada seluruh petugas jangan sampai terlibat narkoba. Jika ada petugas yang terlibat narkoba, saya sendiri yang akan mengantarkan ke Polresta Pekalongan. Namun jika ada petugas yang berprestasi, seperti empat petugas Lapas Pekalongan yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba ke dalam Lapas, saya akan usulkan reward sebagaimana mestinya. Saya sendiri yang akan mengantarkan ke pimpinan,” ujarnya disambut tepuk tangan seluruh pegawai.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polresta Pekalongan, Mandala menyampaikan bahwa seluruh petugas Lapas Pekalongan harus mempunyai kemampuan intelejen. “Saat bekerja di Lapas, petugas Lapas harus selalu waspada dan bisa mendeteksi secara dini gangguan keamanan yang mungkin terjadi. Untuk bisa mendeteksi hal tersebut, petugas harus mempunyai kemampuan intelejen yang baik.”

Disela-sela kegiatan ini,  Lapas Pekalongan menerima Corporate Social Responsibility (CSR) dari BRI Cabang Pekalongan berupa empat unit kursi stainless, dua unit TV LCD 32”, dua unit AC, dan satu unit Personal Computer yang diserahkan langsung oleh Kepala BRI Cabang Pekalongan, Fandi Imawan. Di akhir acara, Kalapas Pekalongan mengucapkan terima kasih kepada BRI Cabang Pekalongan. “Kami ucapkan terima kasih atas CSR ini. Bantuan peralatan tersebut akan ditempatkan pada peningkatan layanan informasi dan pendaftaran kunjungan yang gedungnya sudah tersedia namun selama ini peralatannya belum tersedia. Elpaskal Bergerak,” ungkapnya dengan penuh semangat. (AS)

Advertisements